IKHWAN, AKHWAT, SEBUTAN UNTUK SIAPA??

Saya melihat, koq sepertinya ada diskriminasi pada saudara kita sendiri? Nama ikhwan dan akhwat seakan-akan hanya untuk mereka yang sudah liqo’ atau halaqoh tertentu yang kita sendiri yang membatasinya, seperti wajihah A, B, C, dan beberapa lagi Sedangkan yang diluar itu sepertinya tidak diakui kalau mereka juga berhak dengan sebutan itu. apakah mereka dianggap non muslim?? Apakah kita bisa menjamin bahwa yang sudah liqo atau halaqoh lebih baik dari temen-temen yang tidak halaqoh atau liqo’? bisa jadi mereka belum mengetahui keutamaan majelis tapi mereka mengkaji islam dari media lain.. bukankah kita bisa mengakses ilmu dari manapun? merasa tersinggung juga ketika ada yang bertanya dengan pertanyaaan “dia sudah akhwat?’ atau “dia sudah ikhwan?”. Hanya Karena dia tidak ikut halaqohnya atau usarnya suatu wajihah tertentu!! Padahal jelas yang ia tanyakan adalah muslim dan muslimah. Lalu, tidakkkah kita menghargai akan syahadat yang ia lantunkan?

Rasullullah SAW bersabda: “Seorang muslim itu saudara bagi muslim yang lain,” (HR. Muslim, no. 2564).

Waalahu a’lmu bishowab..

Dakwah…

kata yang melambangkan keteguhan

bagi yang mendengarnya, yang tiada semua orang

..akan merasakannya

  1. #1 by iqbalmelsom on March 25, 2011 - 3:34 pm

    belum tentu harokah kita lebih baik dari yg lain

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: